Ads 468x60px

Sabtu, 23 Maret 2013

kehamilan dan menyusui

         Oke sahabat serba ada semuanya. kalau kemaren Cerita islam daerah pasti telah sukses dipostingkan, kali ini tentang kehamilan akan segera dipostingkan.  Pastinya banyak diantara kita semua saat tahu istri kita sedang hamil, atau malah anda sendiri yang sedang hamil, ingin mengetahui tentang kehamilan. kalian kunjungi aja blog serba ada, yang menyediakan perihal tentang kehamilan. mudah-mudahan aja ini semua bisa untuk menambah wawasan kita semua..



kehamilan dan menyusui


Kehamilan dan menyusui


 Tumbuh kembang orok(Bayi baru lahir), selalu menarik untuk dibahas. Agar orok dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, maka sejak pertama menghirup udara, ia harus diperhatikan dan dirawat sebaik-baiknya.

Masa orok 

       Orok (Bahasa betawi) atau bayi kecil menurut kamus besar bahasa indonesia, adalah bayi berusia antara 0-4 minggu. Dalam bahasa kedokteran disebut periode neonatus (Neo= baru, natal= lahir) atau bayi baru lahir.
        Masa orok ini sangat penting dalam kehidupan seorang bayi, karena ia merupakan masa peralihan antara kehidupan dalam kandungan ibu, ke kehidupan dunia luar, peralihan yang dimaksud mencangkup semua aspek, termasuk sistem pernafasan, peredaran darah, susunan saraf, kekebalan tubuh, pencernaan dan seterusnya.
       Priode orok ini juga merupakan masa bagi setiap orangtua untuk mempelajari banyak hal dalam perawatan dan pengasuhan bayinya, setiap bayi mempunyai sifat indivisual(Sifat fisik dan prilaku) yang khas untuk dirinya, sehingga tidak sama antara satu bayi dengan bayi lainnya. Termasuk untuk bayi kembar satu telur.
     Oleh karena itu setiap orang yang mendapat tugas mengawasi orok harusnya mengerti soal orok atau anak, terlebih yang sedang tumbuh dan berkembang, sehingga dapat melakukan pola perawatan dang pengasuhan yang optimal.

Kelainan yang normal pada orok 

      Ada beberapa hal(kelainan yang normal) yang sering terjadi pada orok, dan tidak perlu dikuatirkan. Berikut ini diantarannya:
1. Bayi yang sering minum asi sering buang air besar
• Bayi dengan asi eksklusif(asi tanpa tambahan apapun), frekuensi bab nya sangat sering, bisa 6-10 kali/hari. Bahkan lebih
• Tinjanya cair atau bahkan air, berwarna kuning muda, sering berbiji-biji.
• Tidak disertai gejala lain, seperti muntah, demam, bayi minum asi kuat dan lain-lain.
• Terjadi diminggu-minggu pertama, kemudian berkurang frekuensinya.
• Bayi dengan susu formula. Frekuensi bab nya jarang, kadang 1-dua kali/hari, bahkan bisa terjadi sembelit. 2. Bersin dan menggeliat
• Biasanya sering muncul saat bayi sekitar umur dua minggu.
• Merupakan tanda bahwa refleks bayi sedang berkembang,
• Kadang disertai tangan yang gemetar,
• Berlangsung sekitar 1-dua minggu, berangsur-angsur berkurang dan menghilang
3. Mata berair
• bisa satu atau kedua matanya, mungkin berair dan sedikit kotor,
• disebabkan saluran air mata belum berfungsi sempurna,
• bisa sampai berbulan-bulan. Kemudian hilang sendiri.
• Bila berlebihan, kotoran matanya banyak dan lengket, perlu konsultasi dengan dokter.
4. Nafas bayi
• Nafas berbunyi grok-grok bisa dijumpai pada orok sampai usia 1-dua minggu. Bahkan berbulan-bulan terutama menjelang pagi hari atau udara dingin.
• Disebabkan rongga hidung bayi masih sempit. Tidak berhubungan dengan penghisapan jalan nafas kurang bersih waktu lahir
• Cairan dalam paru bayi baru lahir akan diserap dengan sendirinya oleh paru bayi.
5. Gumoh dan muntah
• gumoh terjadi akibat refleks bayi belum sempurna, dijumpai pada bayi yang terlalu banyak minum dan menelan udara disaat ia minum.
• Gumoh berkurang bila bayi dibuat sendawa(agar udara yang tertelan keluar)
• Makin bertambah usia, gumoh berkurang. Bila usianya diatas 6 bulan. Gumoh jarang terjadi, atau sesekali saja.
• Muntah adalah mengeluarkan isi lambung yang disertai kontraksi lambung
• Terjadi setelah bayi minum. Kebiasaan ini berlangsung hingga masa kanak-kanak
• Kecenderungan mudah muntah karena refleks muntahnya sangat sensitif
• Biasanya terjadi muntah bila minum/makan terlalu banyak. Habis lari-lari(anak lebih besar), batuk. Menangis, bahkan tertawa keras. Atau ketika sedang menderita batuk pilek
• Bila muntahan keluar sampai lewat hidung. Meski berbahaya, tetapi harus tetap tenang(Jangan panik). Yang harus dilakukan adalah dengan tenang dan kata-kata lembut membujuk dan membesarkan hati bayi(anak) agar tidak takut, dan berhenti menangis, bersihkan susu dari sekitar lubang hidung dan mulutnya dengan tisu/sapu tangan bersih, setelah bayi atau anak tenang, beri air putih.
6. Kuning pada orok
• Bayi prematur lebih sering kuning dan lebih lama hilang kuningnya
• Terjadi karena darah janin mengandung hemoglobin janin yang lebih mudah pecah, yang sebagian akan diubah menjadi zat bilirubin yang berwarna kuning.
Bila kuning sudah muncul pada hari pertama lahir, atau kuningnya menetap setelah usia 10-14 hari, perlu diteliti atau diwaspadai,
• Kuning yang tidak normal bisa terjadi karena ketidak sesuaian golongan darah ibu dan bayi.
• Pada orok, kadar bilirubin˃5 mg per 100 ml daraqh. Orok dalam keadaan bahaya, karena bilirubin bisa melekat pada sel otak. Orok akan kejang, bisa lumpuh nantinya, atau perkembangan otak terganggu,
• Bila peningkatan kadar bilirubin terlalu cepat, akan diobati dengan sinar biru,
• Kadar terlalu tinggi, dilakukan transfusi tukar(darah orok diganti dengan darah donor)
• Bila kuning masih normal, bayi diperlakukan seperti biasa, termasuk asi.

Oke buat para sahabat semuanya yang ingin tahu tentang kehamilan, tongkrongin aja blog ini. dan semoga ini bisa menambah wawasan anda semua nya tentang kehamilan...
Reade more >>

Senin, 18 Februari 2013

Daerah pasti

       Oke sahabat serba ada semuanya. udah lama nich nggak posting. Buat sahabat semua yang udah nggak sabar menunggu postingan nya, Kalau kemaren Bunga caladium singonium telah sukses diuplodkan, sekarang Serba ada akan mostingin tentang sebuah cerita islami yang berjudul daerah pasti, yang semoga aja sahabat semua yang membacanya akan bisa mengambil hikmahnya.


cerita islami daerah pasti


Cerita islami daerah pasti 

       Pagi ini aku masih datang kesini. Ketempat makam nenekku yang masih baru. Dua hari yang telah, hari yang memilukan. Dua hari yang telah melenyapkan segala kasih dan sayang yang dicurahkan nenekku. Sejarah lama terulang kembali, kehilangan orang yang telah memberikan kasih dan sayang. Tempat mencurahkan kasih, dan tempat mencurahkan sayang.
      Apakah nasib yang telah menimpaku dan adik-adikku yang lain. Ya Allah. . . Kenapa Engkau ambil nyawa semua orang yang kusayangi. Memang tak pantas aku menangisi ketentuan yang telah ditetapkan ilahi. Namun apalah dayaku. Aku hanyalah manusia kerdil yang nista. Ya Allah tabahkanlah hatiku. Engkau tabahkanlah hati adik-adikku untuk meneruskan sisa hidup yang masih panjang dan berliku. Tanpa orang yang tersayang disampinhg disisi. Entah pada siapa kami akan mengadu nasip setelah ini.
       Keheningan pagi menusuk hingga terasa masuk kedalam tulang. Seperti dua hari yang lalu. Aku membacakan yasin untuk menyejukkan arwah yang dibawah sana. Ya Allah Engkau permudahkanlah perhitungan mereka disana. Ampunilah segala dosa-dosa mereka. Dan tempatkanlah mereka kedalam golongan orang-orang yang sholeh dan sholehah.
      Ku usap dengan lembut batu nisan yang baru dipasang itu. Baru dua kepergiannya, dan tanahnya pun masih merah. Sejak dua hari yang lalu aku telah puas menangisi keperguannya. Namun aku ridho. Ridho dengan kehendak-NYA. Allah lebih menyayanginya. Dan Allah telah menjemputnya. Daerah yang pasti akan didatangi.
      Pernah suatu saat, pas disaat aku lagi melipeti pakaian, nenek berkata dengan lembut.
      “Cu, kita hidup didunia ini ibarat buah kelapa. Bila udah tua kita tinggal menunggu masa gugurnya saja. Tapi kamu juga mesti ingat cu, buah yang muda juga diambil orang. Kalau udah sampai ajalnya, tak perduli tua, muda, sesaat pun tak akan ditangguhkan-NYA".
      Saat aku lagi ngelipetin pakaian diruang tengah. Dan diruang inilah tempat kami menyantap makanan. Dan diruangan ini jugalah adik-adikku mengulang pelajaran mereka.
      Mendalam banget kata-kata nenek. Menusuk hingga memercikkan keinsafan yang nyata pada diriku. Nenek jarang ngomong begitu. Nenek juga jarang mengatakan tentang alam yang abadi, karna nenek tak mau melihat aku dan adik-adikku sedih, tak mau kami menangisi kepergian orang-orang yang kusayang. Dari ibu dan bapak. Dan nenekku tak mau kami terus-terusan meratapinya. Neneklah satu-satunya orang tempat aku dan adik-adikku bergantung setelah kepergian bapak dan ibu ku. Dan sungguh tak pernah ku sangka kalau nenek juga akan menyusul mereka dengan secepat ini.
      Masih terngiang-ngiang kata-kata nenek dua bulan yang lalu. Tak pernah kusangka kalau kata-katanya itu akan menjadi kenyataan. Dua hari yang lewat, terbersit juga dalam hatiku. Apakah nenek sudah tahu kalau umurnya sudah tak akan lama lagi.? Apakah dia sudah tahu kalau dia akan menghadapi janji ilahi secepat ini. Nenek kejam.! Jeritku dalam hati. Kenapa nenek meninggalkan kami, setelah kami kehilangan bapak dan ibuku.
      “Atika. . . bangun nak.” Kejut nenek ku suatu pagi.
      Nenek pasti akan membangun kan aku dahulu untuk bangun dan bersujud kepada-NYA pada tiap-tiap subuh, selepas itu baru aku yang membangunkan adik-adikku, aldi, aisah, fitri. Dan fafa adikku yang bungsu, aku biarkan saja. Tarik selimut yang lusuh untuk menutupi tubuhnya yang makin mengurus.
      Tubuhnya semakin lemah. Tiap saat dia Cuma mau disuapin dengan bubur. Tak mau langsung disuapkan dengan nasi. Pasti langsung dimuntahkannya. Aku sangat kasihan melihatnya. Dia mengalami kecacatan sejak bayi. Fafa mengalami demam yang sangat tinggi saat umurnya masih berusia 4bulan. Akibat keadaannya itu. Tumbuh besarnya jadi nggak normal. Fisiknya kelihatan normal. Namun dia tidak seperti abang dan kakak nya yang lain. Fafa. Dia lemah untuk bergerak tak seperti temannya yang lain. Yang sebayanya. Sekarang usianya udah beranjak enam tahun, tidak ada yang bisa aku lakukan. Dia hanya sempat mengenal bapaknya ketika umurnya baru setahun jagung. Ketika itulah bapak dijemput malaikat Izroil untuk menuju tempat yang pasti. Disaat fafa sangat memerlukan kasih sayang seorang bapak. Dan disaat itu juga bapak pergi meninggalkannya. Dan meninggalkan aku dan adik-adikku yang lain. Untuk selama-selamanya.
       Bapak pergi meninggalkan kami karna penyakit kencing manis. Penyakit yang diidapnya dari ketika beliau masih muda. Bapak pergi dalam kepiluan. Dan bapak sangat menderita diakhir hidupnya. Kaki bapak yang luka pada asalnya, karna penyakit kencing manis itu, membuat kakinya yang luka menjadi sangat parah, dan menyebabkannya harus diamputasi. Sebelum menjalar ketempat yang lain. Bapak hanya menggunakan sebelah kakinya saja untuk menempuh perjalannannya yang penuh duri dan berliku. Tak lama setelah kaki kirinya diamputasi. Kali ini luka ditempat lain lagi yang muncul. Kali ini tangannya yang harus diamputasi. Bapak semakin tak berdaya melawan penyakitnya itu.
       Bapak hanya mampu terbaring ditikar pandan dan dijaga oleh istri yang setia, aku dan adik-adikku. Semakin hari bapak semakin melemah. Dan pada akhirnya bapak mengembuskan nafasnya yang terakhir ditikar pandan itu. Meninggalkan kenangan diatas tikar pandan yang usang. Akhirnya bapak pergi meninggal kami.
      “Aldi, aisah, fitri...” perlahan suaraku mengagetkan mereka. “Cepet bangun dan ambil air wudhu.”
      Ringkas mereka langsung bangun dan mengambil air wudhu diluar sana, airnya memang sejuk. Menusuk hingga ketulang. Sekarang kami tinggal dirumah nenek yang serba kekurangan. Namun aku sangat bersukur dengan apa yang aku peroleh. Masih mempunyai tempat berlindung. Berlindung dari hujan dan panas. Berlindung dari manusia yang bertopengkan dengan kepalsuan. Kami sangat nyaman begini. Dan aku juga tak pernah mendengar adik-adikku mengeluh kekurangan ini, kekurangan itu. Rumah nenek memang berada dipelosok ujung kampung. Bersebelahan dengan pemakaman umum. Dan disitulah tempat tempat bersemayamnya orang-orang yang aku sayangi. Bapak dan ibu. Dan setiap ku buka jendela, terlihatlah batu-batu nisan yang memutih diluar sana. Aku nanti juga pasti akan kesana. Daerah yang pasti. Dan kita semua juga pasti akan kesana. Suatu tempat yang pasti. Setiap saat aku selalu mengirimkan Al-fatihah untuk mereka yang disana.
      Setiap pagi nenek menyiapkan sarapan untuk kami cucu-cucunya. Walau pun tidak segagah dulu. Namun nenek akan melakukan apapun yang ia mampu. Nenek terpaksa memikul tanggungjawab yang selama ini dipikul ibu. Sebelum ibu juga pergi meninggalkan kami. Pada ramadhan yang lalu. Ibulah segalanya setelah kepergian bapak.
      Nenek menyediakan sarapan cuma ala kadarnya saja. Cuma sebatas hanya untuk mengganjal perut. Pagi ini nenek hanya menyediakan singkong rebus. Itulah makanan yang disediakan nenek pagi ini. Aku bersyukur, dan kami bersyukur. Aku menyiapkan pakaian aisah dan fitri untuk mereka bersekolah. Dan aku juga yang mengantar mereka kesekolah yang terletak sekitar 8km dari rumah nenek. Dengan menggunakan motor butut peninggalan bapak. Motor yang sangat berjasa kepada kami semua. Dan aku juga bekerja sama bu alfan dikota. Sedikit banyak juga bisa menampung perbelanjaan kami. Dan aldi membantu pak jaya dibengkel mobilnya diujung kampung.
       Aldi bekerja ditempat pak jaya atas permintaan lurah setempat, karna prihatin melihat keadaan kulargaku. Lembaran hijau dan merah diberikan pak lurah kapadaku. Alhamdulillah. . . aku bersukur karna dalam kepayahan hidup kami sekeluarga. Masih ada orang yang sudi meyisipkan kejayaan mereka. Untuk membantu kesusahan kami. Aku mengangkat tangan, menadah kesyukuran yang berpanjangan kepada-NYA. Dan setiap bulan kami mendapatkan uang sumbangan dari masyarakat untuk kami meneruskan perjuangan hidup kami yang panjang. Perjuangan yang baru permulaan.
       Nenek seorang yang tabah. Tabah menghadapi cobaan-NYA, dan disaat-saat ujung usiannya. Nenek juga tetap tabah kehilangan anaknya. Yaitu ibu ku dan adik-adikku. Nenek juga tabah menghadapi kehilangan menantunya. Yaitu ayah kami. Nenek masih tetap kuat menghadapinya. Sedangkan orang lain yang seusia nenek seharusnya menumpang kesenangan kepada anak-anaknya yang telah berhasil. Menumpat hidup sebelum dijemput pergi oleh ilahi. Namun nenek malah sebaliknya. Terpaksa menjaga kami empat bersodara.
       Kami berempat tinggal dengan nenek sejak ramadhan yang lalu. Dan nenek juga yang menjaga kami disaat ibu sakit. Ibu mengidap kanker payudara. Kanker yang membunuh kaum wanita. Satu penyakit yang sangat ditakuti oleh setiap wanita. Ibu menderita hampir sebulan sebelum beliau menghembuskan nafasnya yang terakhir.
      “Atika. . .” kata ibu dengan lembut disaat aku berada disisinya. Aku lah yang banyak menjaga ibu selama dirumah sakit. Nenek mengambil alih tugas ibu untuk menjaga adik-adikku. Dirumah yang usang, peninggalan kakekku dulu.
       “Ya bu.” Aku membalasnya.
       “Kalau ibu pergi, kamu jangan abaikan tanggung jawab kamu ya.? Jaga adik-adikmu seperti ibu menjagamu. Yang penting jaga fafa. Dia adik kamu yang paling ibu sayang. Satu lagi. Ibu tak mau melihat kamu berpecah. Mak mau kamu semua bersatu. Bersatu hati walaupun cobaan datang silih berganti.”
      “Ibu mau, kamu semua berhasil. Kamu masih ingatkan sama amanat bapakmu dulu. Bapak mau kamu semua belajar dengan sungguh-sungguh, agar kamu semuanya berhasil. Sekarang ibu pun mau berpesan hal yang sama. Belajar ya nak” kata ibu dengan sayu. Aku yang mendengarnya juga merasa sangat pilu.
      Aku benar-benar terharu mendengar mendengar perkataan ibu. Langsung ku genggam tangan ibu, dengan erat. Tak mau aku lepaskan walau sesaat sekalipun. Setelah itu ketatap mata ibuku. Jika bisa aku juga tak akan berkedip sekalipun. Karna aku takut seandainya aku memejamkan mataku. Aku tak berpeluang lagi untuk menatap mata itu.
       “Bu. . . Ibu. . .” susah untuk meneruskannya karna meahan perasaan yang sangat haru. “Ibu nggak boleh ngomong begitu. Ibu nggak sayang sama kami.? Ibu mau tinggalkan kami.? Ibu nggak boleh ikut bapak.? Atika masih memerluka ibu. Adik-adik juga memerluka ibu.? Jangan bu, jangan tinggalkan kami.? Cukup hanya bapak yang tinggalkan kami semua. Atika nggak pengen ibu juga pergi untuk menyusul bapak.? Atika nggak sanggup bu. Nggak sanggup.” Manik-manik jernih mulai membasahi pipiku. Mengalir hingga ketautan tangan ku dan ibuku. Tautan yang tak ingi aku lepaskan. Ibu juga menangis. Aku tahu ibu sedang menanggung derita yang sangat berat. Sudah lama ibu menderita karna penyakit ini. Sudah lama ibu menyimpannya. Ibu sengaja tak memberi tahu kami. Ibu sengaja tak mau dirawat. Katanya takut bayarannya mahal. Takut kesengsaraan kami berpanjangan, aku makin mempererat genggaman tanganku, lalu kucium tangan ibu. Dan kucium juga dahi ibu. Tetes demi tetes air mata mengalir dipipi ibu ku.
         Tiba-tiba kurasa genggaman tangan ibu melemah. Aku panik.
         “Dokter.!” Jeritku dengan kenceng. “Dokter.!” Jerit ku lagi. Aku tidak memperdulikan sekelilingku. Aku tak memperdulikan siapa pun. Yang aku ingin dokter segera datang untuk melihat keadaan ibu ku yang kian kaku.
         “Maafkan saya.?” Kata dokter perlahan.
        Aku langsung meraung. Meraung semahu-mahuku. Ibu pergi setelah menyampaikan amanat terakhirnya yang sangat mengharukan. Ibu pergi meninggalkan semua derita yang sekian lama ditanggungnya. Akhirnya ibu pergi juga. Separuh nyawaku meratap disitu. Ibu menghembuskan nafasnya dibulan ramadhan. Bulan yang penuh berkah. Bulan penuh kenikmatan. Ibu pergi sebelum sempat menjelang syawal. Ibu pergi meninggalkan kami selama-lamanya. Ibu pergi menemui bapak yang sudah terlebih dahulu pergi meninggalkan kami.
        Nenek pun sangat terpukul. Terpukul karna tak berada disisi anaknya, ketika hayatnya telah diujung. Nenek tak sempat kerumah sakit, nenek juga sangat sedih dengan kepergian ibu. Tak pernah untuk disangkanya anaknya akan pergi mendahului dirinya yang telah renta.
       Dan apa yang membuatku pusing adalah, nenek ku dua bulan terakhir ini sering banget sakit-sakitan. Aku bener-bener kuatir dengan keadaan ini. Nenek selalu batuk-batuk. Katanya sih biasa-biasa aja, penyakit orang tua. Nenek jangan pergi. Jangan tinggalkan kami. Cukuplah hanya ibu dan bapak yang pergi. Nenek jangan pergi dulu. Berilah kami peluang untuk mendapatkan kasih sayang. Kami semua dahaga akan kasih sayang.
      Hati kecilku merintih.
      Namun. Akhirnya nenek juga pergi. Pergi meninggalkan aku dan adik-adikku. Nenek pergi kedaerah yang pasti. Mengikuti bapak dan ibu. Aku terpaksa menerimanya dengan lapang dada. Aku pasti akan datang lagi besok. Datang untuk mencabut rumput dikuburan ibu, dan bapak yang bersebelahan dengan kubur nenek. Datang mengirimkan Al-Fatihah dan membacakan Al-Quran untuk mereka disana.
 Sekian. . .

  Oke.. Cukup sekian dulu ya ceritanya. Tunggu aja lanjutan-lanjutan dari cerita-cerita yang lainnya. tongkrongin aja tetap yang pastinya hanya ada di Serba ada...
Reade more >>

Kamis, 13 Desember 2012

bunga caladium singonium

 Oke para sahabat Serba ada. kalau kemaren cara membuat pidato cepat telah di postingin kali ini Serba ada akan mostingi tentang bunga caladium singonium. buat anda yang udah nggak sabar pengen tau tentang bunga yang satu ini. langsung aja yuk
 
bunga caladium singonium
 
 
Bunga caladium singonium
Bagi para penggemar tanaman hias, tentu sudah tidak asing dengan caladium. Tanaman ini selalu menyuguhkan keindahan daunnya yang bercorak atau memiliki batikan warna merah. Tapi jangan heran ketika melihat caladium singonium. Tanaman ini tidak memiliki corak atau batikan warna merah sama sekali. Justru daunnya terlihat polos dan apa adanya, meski bentuknya sama dengan caladium pada umumnya.
Warna daun caladium singonium sangat membingungkan karena ada unsur hijau tua yang kusam dan sedikit kuning. Keduanya terlihat menyatu. Bisa dibilang warnanya seperti daun yang akan segera memasuki masa layu. Tapi justru ini lah daya tarik dari caladium singonium, sekaligus pembeda dengan yang lain. Banyak orang mengira tanaman ini daunnya layu, sehingga menduga kalau nanti daunnya akan segera kering. Padahal sebenernya tidak, memang karakteristik warnanya seperti itu. Sebagian daunnya berwarna kuning keemasan, namun ada juga yang hijau kusam. Dan warna tersebut akan tetap dipertahankan meski tanamannya beranjak dewasa.
Jumlah daun
Keunggulan lain dari caladium singonium yang tidak dipunyai caldium lain adalah jumlah daunnya yang banyak sehingga tampilannya akan terlihat lebih rimbun dan roset. Padahal, caladium terkenal paling pelit daun.
Perawatan
Soal perawatan, tidak beda dengan caladium lainnya. Penyiraman rutin sudah menjadi wajib hukumnya. Tetapi pemilik dari arjuna garden ini memiliki rahasia agar caladiumnya bisa tumbuh subur, yaitu selalu menggunakan pupuk npk mutiara. Pupuk ini berfungsi untuk merangsang pertumbuhan. Sedangkan frekuensi pemberiannya bisa dilakukan sebulan sekali dengan kadar satu sendok teh yang ditebarkan dipermukaan media tanam.

Gimana.? wawasan kita semakin bertambah kan.??


Reade more >>

Minggu, 09 Desember 2012

macam-macam gaya

Sahabat serba ada pasti udah sering mendengar dan tau kan tentang macam-macam gaya. Dan kali ini serba ada akan menerangkan tentang macam-macam gaya. setelah sebelumnya cara membuat pidato cepat telah dipostingin. Selamat menikmati

macam macam gaya

Macam-macam gaya

 Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali orang mengerjakan gaya dengan berbagai jenis.

 Macam-macam gaya:

 -Gaya otot,  
Adalah gaya yang diakibatkan oleh gerakan otot, misalnya mengangkat, menendang, melompat, dan berjalan.

-Gaya magnet
 Adalah gaya yang diakibatkan oleh magnet, misalnya magnet didekatkan pada sebuah benda yang mengandung unsur besi. Benda tersebut akan bergerak menuju magnet kemudian menempel pada magnet. 

-Gaya gravitasi bumi. 
 Adalah gaya yang diakibatkan oleh gaya tarik bumi terhadap segala benda yang yang ada dipermukaannya. Gaya ini menyebabkan kita dapat berdiri diatas bumi, tidak melayang-layang diudara. Gaya berat dipermukaan bumi selalu mengarah kepusat bumi. Makin jauh benda dari pusat bumi, makin berkurang gaya beratnya. Gaya berat dipengaruhi oleh percepatan gravitasi bumi yang besarnya 9,8 m/s2. Dengan pengertian gaya gravitasi ini, dapat dibedakan antara masa dan berat. 

-Gaya gesekan. 
Adalah gaya yang timbul akibat adanya dua permukaan benda yang bersentuhan. Misalnya, pada waktu kamu menarik benda diatas meja. Benda tersebut seolah-olah tidak mau bergerak, hal ini dikarenakan pada bidang sentuhan antara meja dan benda timbul gaya gesekan yang arahnya berlawanan dengan arah tarikanmu. 

Ok sobat. kalau berguna sherkan ya.?
Reade more >>

Sabtu, 08 Desember 2012

Cara membuat sinopsis

Ok buat para sahabat serba ada . Ada banyak cara kok untuk membuat sinopsis suatu karangan. Dan buat anda-anda semua yang ingin membuat sinopsis sebuah novel, anda bisa ikuti langkah-langkahnya disini.

cara membuat sinopsis

cara membuat sinopsis/ringkasan sebuah novel.

 Ada banyak cara untuk membuat sinopsis/ringkasan sebuah novel, Dan diantara banyak caranya, anda bisa mengikuti langkah-langkah dibawah, Dijamin. Apa yang anda inginkan pasti berhasil dengan sangat memuaskan. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

 1-Bacalah terlebih dahulu secara keseluruhan naskah novel yang akan kamu sinopsiskan.

2-Catatlah gagasan utama setiap urutan peristiwa yang menyusun cerita novel tersebut dengan mengaris bawahi gagasan-gagasan yang kamu anggap penting.

3-Tulislah ringkasan berdasarkan gagasam-gagasan utama sebagaimana dicatat dalam langkah kedua.

4-Gunakan kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan cerita menjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.

5-Dialog dan momolog tokoh cukup ditulis isi atau dicari garis besarnya saja.

6- Ringkasan atau sinopsis novel tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari keseluruhan novel.

Gimana?  para sahabat serba ada. Gampangkan cara membuat sinopsis. Selamat mencoba.
Reade more >>

Jumat, 16 November 2012

Cara membuat pidato cepat

Ok, buat para pecinta ilmu dan pengetahuan. kalau kemaren serba ada udah mostingin tentang tragedi titanic. sekarang serba ada akan mostingin tentang cara membuat pidato yang cepat, baik dan benar, untuk anda semua yang lagi kesusahan membuatnya. Ikuti aja langkah-langkah dibawah.
cara membuat pidato cepat


Berpidato dengan tema tertentu
 Pidato adalah ucapan yang tersusun baik yang ditujukan kepada orang lain atau orang banyak. Pidato yang baik harus menggunakan bahasa yang baik. penyampaiannya sistematis. Dan komunatif. Oleh sebab itu, seorang yang akan berpidato perlu membuat persiapan berupa naskah.
 langkah-langkah dalam penyusunan naskah:
1. Menentukan pokok masalah,
2. Mengumpulkan data atau hal-hal yang penting sebagai penunjang pidato dari berbagai sumber, misalnya berita dari radio dan tv. Bertanya jawab, serta mengadakan penelitian dan kunjungan,
3. Menyusun rangka pidato,
4. Menyusun naskah pidato,
Dalam menyusun naskah pidato harus diperhatikan hal-hal berikut:
 -Dalam rangka apakah pidato tersebut kamu susun.?
 -Gagasan apa yang hendak kamu sampaikan.?
 -Siapa yang akan mendengarkannya.?
 -Bahasa yang digunakan disesuaikan dengan pendengar.
 -Tulis berdasarkan urutan berikut.
Sapaan terhadap yang hadir:
-Yth. Bapak pimpinan
 -Yth. bapak/ibu guru
 -Dan seterusnya
 Salam : Assalamu'alaikum wr, wb
 Pembukaan : Ucapan puji syukur kepada Tuhan, ucapan terima kasih.
 Isi : Tuliskan isi pidato secara terprinci.
Penutup : Berupa simpulan, ucapan terimakasih. Dan salam.

Ok, buat anda yang sudah pada kebingungan. selamat mencoba
Reade more >>

Rabu, 14 November 2012

Tragedi tenggelamnya kapal titanic

Kita semua pasti udah banyak yang tau kan tentang tragedi terbesar dalam sejarah, tentang tenggelamnya kapal titanic, ini adalah segelintir catatan tentang tragedi tenggelamnya kapal titanic.


 
 
Tenggelamnya kapal titanic
Titanic adalah kapal penumpang mewah inggris yang tenggelam pada tanggal 14-15 april 1912, dalam pelayaran pertamanya dari inggris ke newyork city. Kapal itu tenggelam diselatan Grand Bunke, 2,570 kilometer sebelah timur laut newyork city. Kecelakaan laut yang terbesar dalam sejarah itu menewaskan 1.513 jiwa. kapal itu diluncurkan dari galangannya pada tanggal 31 mey 1911.
Setelah berhasil dalam pelayaran uji coba yang hanya sekali, titnaic dipersiapkan untuk pelayaran komersial perdananya. kapal dengan 46.000 tenaga kuda, 29 ketel uap, 159 tungku perapian itu dimuati barang pecah belah seberat 529 ton. kapal itu membawa bahan bakar berupa 5.892 ton batu bara.
Rabu, 10 april 1912, titanic berangkat dari pelabuhan southtamon, inggris, dengan tujuan New York City. Titanic dipimpin oleh kapten Edward J. Smith, yang berpengalaman 43 tahun sebagai pelaut. Sbelum menyeberangi samudra atlantik, kapal itu mengambil penumpang di Cherbourg, Prancis, dan Queenstwon, Irlandia. Kapal itu berangkat dengan 2.227 penumpang.
Sebenarnya, titanic sudah mendapat peringatan tentang adanya gunung es yang bisa membahayakan pelayaran, tetapi nakhodanya meremehkan hal itu. Ia beranggapan titanic hampir tidak mungkin bisa tenggelam. Lambung kapal itu dilapisi 16 ruangan kedap air. kalau ruangan itu terisi air, titanic tetap tidak akan tengelam.
Pada april malam pukul 11.40, titanic menabrak gunung es. Tanda bahaya yang dikirimkan diterima oleh kapal California dan beberapa kapal lain disekitar lokasi itu.
Kapal itu hanya membawa sekoci yang dapat memuat 1.178 penumpang, tapi karna situasi kalut, hanya 705 wanita dan anak-anak yang berhasil diselamatkan dengan sekoci. Penumpang lalinnya hilang atau tewas, penumpang dalam sekoci itu kemudian diangkat oleh kapal Charphantia yang juga berlayar disekitar tempat itu.
Sebagai akibat dari kecelakaan itu, pada tahun 1913 dilondon diadakan konvensi internasional untuk keselamatan hidup dilaut, konvensi itu menetap kan bahwa setiap kapal harus mempunyai ruang sekoci yang cukup untuk penumpang. Latihan penggunaan sekoci harus dilakukan dalam setiap pelayaran. stiap kapal harus menghidupkam radionya 24 jam sehari.
Setelah berkali-kali gagal. Usaha pencarian kapal itu baru berhasil pada 1 september 1985. suatu ekspidisi ilmiah gabungan Amerika serikat-Perancis menemukan runruhan kapal titanic dikedalam 3.798 meter didasar laut.
Reade more >>

Cool B themes Slider